“Walaupun ada pilkada, tadi Gubernur sudah berpesan, zero conflict,” ungkap perwira tinggi Polri berpangkat jenderal bintang dua, yang telah mengemban amanat sebagai Kapolda Sumsel sejak 1 Mei 2020.
Kedewasaan partai politik dan masyarakat, sambung Kapolda Sumsel, sangat diharapkan untuk mempertahankan status zero conflict di Provinsi Sumatera Selatan.
“Saya kira, kita berusaha untuk itu,” ujar pria kelahiran Palembang, yang menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian tahun 1988 tersebut.
Menurut Kapolda Sumsel, kesiapan para personel polri sudah dilakukan dengan baik. Bahkan, kesiapan dalam menghadapi kemungkinan terburuk sekalipun.
Baca Juga: Pemkot Palembang Berjanji Akan Salurkan Bantuan Penanganan Covid-19 Kepada Pihak yang Berhak
Kapolda Sumsel meyakini, kemungkinan terburuk bisa diantisipasi oleh pihak kepolisian.
Sebanyak tujuh kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan akan melaksanakan pilkada serentak 2020. Mereka adalah, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Musi Rawas (Mura), Musi Rawas Utara (Muratara), Ogan Komering Ulu (OKU), Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tujuh kabupaten tersebut cukup kondusif.
Meskipun, ada beberapa daerah yang memang memerlukan perhatian khusus dari pihak kepolisian.
Baca Juga: KPU Makassar Perketat Tes Narkoba Calon Kepala Daerah