"Ini akan jadi garansi hasil seleksi yang fair dan terseleksi yang benar-benar qualified," katanya.
Disinggung mengenai pelaksanaan seleksi yang juga menggunakan sistem daring dan sempat menjadi kendala bagi peserta, Ibnu pun menerangkan akan menjadi bahan evaluasi.
"Ya, itu memang menjadi bahan evaluasi dan saya sudah sampaikan juga ke BKD agar sepenuhnya Pansel diberikan otoritas melakukan penilaian," pungkasnya.
Baca Juga: Lelang Jabatan Diwarnai Isu Joki, Inspektorat Banjarmasin Turun Tangan
Sekedar diketahui, hingga akhir waktu pendaftaran yang ditutup oleh Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKD Diklat) Kota Banjarmasin, beberapa waktu lalu, tercatat ada 38 orang yang melamar untuk lima posisi kepala dinas yang masih kosong.
Rinciannya, Dinas Perdagangan dan Perindustrian delapan pelamar, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik 11 pelamar, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja 10 pelamar, Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar lima pelamar, terakhir Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan empat pelamar.
Selain dari ASN Pemko, ada juga dari luar daerah luar. Yakni tiga orang dari lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan satu orang dari lingkungan Pemko Banjarbaru.
Baca Juga: Gelar Razia Pekat, Pol PP Banjarmasin Berhasil Jaring PSK dan Waria