Menurut Herman Deru, mempromosikan Kriya Sriwijaya, adalah sebuah bentuk ibadah, yaitu membantu saudara-saudara yang membutuhkan.
“Tidak hanya dalam permodalan, tidak hanya dalam keahliannya, tapi juga pemasarannya,” ujar Herman Deru, saat memberikan sambutan di acara tersebut, Rabu (12/8).
Herman Deru menuturkan, pesan yang ia sampaikan kepada Ketua Dekranasda Sumsel Hj. Febrita Lustia adalah untuk menjadikan Kriya Sriwijaya sebagai tiga komponen yang terikat.
Lebih lanjut, Herman Deru menjelaskan, tiga komponen tadi adalah edukasi, pengembangan, dan pemasaran.
Baca Juga: Di Tengah Isu Resesi Ekonomi, Begini Nasib Industri Properti di Indonesia
Dekranasda, lanjut Herman Deru, bukanlah sebuah organisasi yang berorientasi profit. Artinya, Dekranasda membutuhkan mitra untuk mendukung seluruh kegiatannya.
“Saya mohon kepada BUMN, BUMD, BUMS, Perbankan, Himbara, Perbankan daerah, Perbankan swasta. Jika kita punya kepekaan, pasti kita berbuat untuk ini,” ungkap Gubernur Provinsi Sumatera Selatan yang dilantik pada tahun 2018 lalu tersebut.
Menurut Herman Deru, bantuan yang diberikan oleh mitra, bukanlah untuk Dekranasdanya, melainkan untuk orang-orang yang sangat membutuhkan.
“Butuh sentuhan kita,” ujar mantan Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur 2 periode tersebut.