Tak lama berselang, dia menemukan orang yang mondar-mandir yang tengah mencari sesuatu. Kemudian menanyakan yang bersangkutan apa yang tengah dicari.
Diketahui orang itu mencari uang dalam kantong plastik. Lantas ditanyakan secara detail isi dalam kantong kresek.
"Benar yang disebutkan isinya, ini saya kembalikan dengan utuh," kata dia.
Sebagai bentuk ucapan terima kasih, pemilik hendak memberikan uang sebagai imbalan, namun Irwan menolak. Namun enggan diterima karena ikhlas membantu dan tak mengharapkan apa-apa.
Baca Juga: Operasi Yustisi di Makassar Dimulai, Pelanggar Protokol Covid 19 Terancam Denda Rp 20 juta
Irwan mengaku sudah beberapa kali menemukan uang dan dikembalikan kepada pemiliknya. Selain uang, dirinya juga kerap menemukan barang belanjaan, dompet, STNK dan SIM. Namun uang sebanyak lebih dari Rp 24 juta ini, baru kali ini ia temukan.
Sementara, PD Parkir Makassar Raya mengangkat juru parkir tersebut sebagai pegawai. Ia mendapat jabatan sebagai pengawas juru parkir di area Perintis.
"Kami mengapresiasi kejujuran beliau sebagai jukir. Ini yang kita butuhkan di Kota Makaasar," kata Dirut PD Parkir, Irham Syah Gaffar.
Selain itu, Irham mengatakan saat ini harga kejujuran sangat mahal sekali. Ia menyebut Irwan adalah teladan yang patut dijadikan contoh soal kejujuran.
"Di mana pun Anda berada, bila Anda jujur maka anda selalu mendapat tempat terhormat di mata masyarakat," tutupnya.