Ketiga, berikan catatan khusus atau penanda tertentu pada target yang dicapai.
Tanda tersebut menjadi sinyal atau simbol yang bisa memudahkanmu dalam mengingat kembali semua prosesnya.
"Jika hanya duduk tanpa membuat daftar catatan khusus pasti suka ada yang ingat ada yang lupa," ujar James.
Setelah mengulang pembahasan 2021, mungkin timbul pertanyaan, "apakah dengan menerapkan Start Strong dan menerapkan hal-hal berhasil di tahun 2021 bisa relevan dengan tahun baru?"
Menjawab pertanyaan tersebut James mengatakan kalau ini tentu bisa karena sejauh ini belum ada kondisi yang membedakan tahun 2022 dengan 2021 secara signifikan; pandemi masih belum kunjung membaik secara menyeluruh.
Artinya kamu sudah cukup paham hidup dalam kondisi krisis selama dua tahun lalu dan sudah cukup terbiasa.
Terlebih apa yang dilakukan di tahun 2021 tersebut merupakan hal yang sudah terbukti dan dieksperimenkan, oleh karenanya akan cenderung aman.
Alasan lainnya ialah kamu hanya menerapkan metode di 2021 tersebut untuk dua sampai tiga bulan pertama.
Artinya, setelah itu kamu akan kembali melakukan evaluasi dan berusaha mengupayakan perubahan yang lebih baik agar target 2022 bisa dicapai dengan usaha yang lebih efektif dan efisien.
Baca Juga: Ingin Sukses Menjadi Sales? Ini 5 Tips Menjadi Sales yang Baik Ala James Gwee
Agar strategi 2021 tersebut bisa lebih memberikan hasil yang baik, James menyarankan agar skala penerapannya bisa diperbesar di tahun 2022, bahkan hingga tiga kali lipat.
Penggandaan upaya ini lebih baik diterapkan pada strategi tertentu yang kiranya memang lebih kuat; jadi tidak semua strategi sukses diterapkan secara berkali-kali lipat.
Baca Juga: 3 Tips Presentasi agar Dapat Menarik Perhatian Audiens ala James Gwee