Berbagau informasi bisa didaptkan dari berbagai media berita atau informasi dari teman-teman.
Cermati dengan baik informasi yang datang dan gunakan hal tersebut untuk memulai, membangun, memperbaiki hingga mempertahankan bisnis yang kamu miliki.
Cari Waktu yang Tepat
Jeff Bezos memulai bisnisnya dengan berjualan buku semata-mata bukan karena ia gemar membaca.
Berjualan buku hanya sebagai batu loncatan Bezos untuk mengembangkan bisnis berbasis internet.
Berawal dari berjualan buku, sedikit demi sedikit Bezos mengembangkan bisnis berbasis internet dengan menambah berbagai produk.
Mencari waktu yang tepat untuk memulai dan mengembangkan usaha bisa membantu bisnis kita suskes.
Jadi tak hanya melihat peluang dari barang yang akan kita pasarkan, tapi juga perlu mencermati waktu serta momen yang tepat agar keuntungan juga semakin banyak.
Fokus pada Pelanggan
Fokus pada pelanggan saat memulai bisnis juga menjadi hal yang penting yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: Transaksi NFT Tembus 150 Triliun Rupiah, Begini 5 Tips Sukses Jualnya
Terlihat sepele, tapi sebuah pelayanan bisa memberikan penilaian baik atau buruknya suatu bisnis.
Hal yang perlu ditakuti bukanlah kompetitor, tetapi justru pelanggan lah yang perlu ditakuti menurut Jeff Bezos.
Pelanggan merupakan faktor penting bagaimana bisnis berjalan. Jika konsumen senang dengan barang dan pelayanan, tentu bisnis akan berkembang lebih baik.
Namun jika sebaliknya, pelanggan kecewa dengan pelayanan atau produk, pendapatan bisa menurun bahkan merugi.
Cari tahu apa yang paling diinginkan pasar kemudian kembangkan dan berikan pelayanan yang maksimal untuk memuaskan pelanggan.
Mengembangkan Bisnis Jangka Panjang
Saat memulai Amazon, Jeff Bezos melihat potensi jangka panjang penggunaan internet yang terus berkembang. Hal inilah yang membuat Amazon dapat bertahan selama bertahun-tahun hingga saat ini.
Selain bisa bertahan, Bezos mampu meraih keuntungan yang besar dan membawa namanya masuk jajaran orang terkaya di dunia di tahun 2021.
Selama proses merintis usaha mungkin perlu waktu lebih lama dibandingkan bisnis yang sedang populer.
Baca Juga: Yang Muda yang Berinvestasi, Ini Tips Alokasi Saham Bagi Kawula Muda Menurut Tung Desem