Karena kamu enggan kehilangannya dan terlalu sayang, kamu pun sengaja menutup mata atas apa yang terjadi.
Ketika pasangan salah seharusnya kamu ada untuk mengingatkan dan menegurnya, namun kamu gak berani melakukan hal itu.
Akhirnya, dia pun sering seenaknya melakukannya kesalahan yang sama. Dan mau gak mau kamu harus terus memakluminya, walaupun hal itu sudah merugikanmu dan juga hubunganmu.
Berani Berutang Demi Belikan Barang Kesukaan ayang
Siapa sih yang tidak ingin membahagiakan orang yang dicintai?
Pasti setiap pasangan ingin membuat pasangannya merasa nyaman dan bahagia di sampingnya.
Hingga saat si wanita atau pasangan meminta dibelikan barang yang mereka inginkan.
Bahkan, tak jarang barang yang mereka minta dibanderol dengan harga mahal.
Di saat itulah seorang bucin menjadi sang 'penyelamat' dari keinginan yang mereka inginkan.
Meskipun sadar si cowok tidak miliki uang, tapi mereka rela berani berutang dengan seseorang untuk bisa membeli barang yang diinginkan pasangan atau lawan jenisnya.
Luar biasa bukan perjuangan seorang bucin?
Diselingkuhi tapi Tetap Mau Bertahan
Adakah di antara kamu berada dalam kondisi seperti ini? Demi orang yang dicintai, akal dan pikiran juga ikut dikesampingkan.
Bahkan harga diri sekalipun diabaikan begitu saja, agar bisa membuat si dia tetap berada di genggaman Anda.
Seorang bucin biasanya tak akan masalah, meskipun sudah dikecewakan atau dikhianati oleh pasangannya.
Bahkan, bucin juga memberikan pintu maaf bagi pasangannya yang telah berselingkuh. Benar-benar cinta itu buta ya?
Semuanya seolah digelapkan oleh cinta.
Membiarkannya saat berbuat kasar padamu
Saat dia berusaha berbuat kasar padamu, kamu gak punya keinginan untuk melawan dan bertindak tegas.
Kamu tetap saja membiarkannya melakukan hal itu atas dasar cinta dan sayang.
Padahal sudah jelas hal tersebut sangat merugikan dan membuatmu dalam kondisi yang berbahaya.
Karena selain menyakiti fisikmu, kekerasan yang pasangan lakukan bisa mengakibatkan trauma psikis.
Kamu menjadi pihak yang selalu disalahkan
Sesekali mengalah saat ada masalah itu memang hal yang bagus dilakukan, apalagi jika kamu melakukannya secara bergantian dengan pasangan.
Akan tetapi, selama ini saat bersamanya cuma kamu yang selalu disalahkan dan terus menerus mengalah.
Padahal kamu tahu jika kesalahan itu bukanlah kamu yang melakukannya tetapi pasanganmu sendiri.
Namun, karena lagi-lagi kamu merasa terlalu sayang dan enggan kehilangannya, kamu pun rela menjadi sasaran amarah dan kekesalan pasangan.
Baca Juga: Lama Jadi Jomblo Kedaluwarsa, Jess No Limit Akhirnya Resmi Umumkan Pacaran dengan Sisca Kohl