Benda Termahal di Dunia Bukan Emas Atau Intan, Namun Antimateri

13 Januari 2025 16:35 WIB
Ilustrasi Antimateri (sumber: imagine.art)
Ilustrasi Antimateri (sumber: imagine.art) ( imagine.art)

Sonora.ID - Emas saat ini menjadi benda yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Pada hari ini (13/01) tercatat harga emas keluaran Logam Mulia Antam 24 Karat berada di level tertinggi sepanjang sejarah, yakni mencapai 1.568.000 rupiah per gram.

Dalam kehidupan ekonomi emas juga menjadi dasar bagi pereknomian negara-negara di dunia, di mana emas biasa digunakan sebagai 'jaminan' untuk mata uang yang beredar. Namun tahu kah kalian jika masih banyak benda-benda lainnya yang memiliki nilai lebih mahal dari emas?

Salah satu benda yang memiliki nilai jual lebih mahal dari emas adalah 'Antimateri'. Mungkin bagi sebagian orang 'Antimateri' merupakan benda fiksi yang hanya muncul di film-film saja, namun percayalah benda itu nyata dan ada di dunia.

'Antimateri' dapat dibuat dengan cara menabrakkan partikel dengan menggunakan akselerator partikel. 'Antimateri' sendiri merupakan materi yang memiliki sifat berlawanan dengan materi-materi lainnya, yang tersusun atas atom-atom negatif pada intinya, sedangkan elektron-elektronnya bermuatan positif.

Untuk menciptakan 'Antimateri' sangat sulit, selain teknologi pembuatannya yang sangat rumit, hingga saat ini para ilmuwan juga belum menemukan wadah yang dapat menyimpan 'Antimateri'.

Akibat belum adanya wadah untuk 'Antimateri' dan tingkat kesulitan yang sangat tinggi untuk membuatnya. Harga 'Antimateri' pun menjadi sangat mahal, bahkan orang terkaya sedunia seperti Elon Musk pun harus berpikir ribuan kali untuk membelinya.

Bagaimana tidak, untuk satu gram 'Antimateri' saja NASA memperkirakan harganya dapat mencapai 62,5 triliun dolar Amerika Serikat, atau sekitar 938 kuadraliun rupiah. Selain itu apabila membelinya sekarang akan percuma, karena 'Antimateri' tidak dapat disimpan selamanya. Berdasarkan rekam jejak yang 'Antimateri' berhasil disimpan paling lama 405 hari.

Meskipun demikian para ilmuwan terus mencari wadah yang dapat menampung 'Antimateri', karena hingga saat ini 'Antimateri' masih menjadi benda dengan kepadatan energi terbesar sepanjang sejarah atau dalam artian 'Antimateri' dapat menjadi sumber energi terbesar.

Sumberlistverse.com
EditorKumairoh
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
92.0 fm
98.0 fm