PLTA Jatigede Diresmikan, Presiden Prabowo Sebut Ini Bagian dari Proyek Energi Besar Dunia

21 Januari 2025 10:05 WIB
Presiden Prabowo saat meresmikan PLTA Jatigede di Kab. Sumedang, Senin (20/1/2025).
Presiden Prabowo saat meresmikan PLTA Jatigede di Kab. Sumedang, Senin (20/1/2025). ( Dok. Diskominfo Jabar)

Sumedang, Sonora.ID - Didampingi Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan PLTA Jatigede sebagai bagian dari proyek ketenagalistrikan dengan total kapasitas pembangkit listrik sebesar 3,2 Giga Watt (GW) dari 37 proyek besar di 18 provinsi, Senin (20/01/2025) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

PLTA Jatigede di Kabupaten Sumedang menjadi satu di antara 26 pembangkit listrik yang diresmikan secara serentak di 18 provinsi seluruh Indonesia, dengan tambahan 11 proyek lanjutan pembangunan gardu dan jaringan.

PLTA Jatigede memiliki kapasitas 2x55 megawatt (MW) dari dua pembangkit. PLTA menggunakan debit air dari waduk Jatigede yang dibangun oleh Kementerian PUPR.

Listrik dari PLTA ini disalurkan melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) Jatigede Incomer Line 1 menuju Gardu Induk 150 kV New Kadipaten dan SUTT 150 kV Jatigede Incomer Line 2 menuju Gardu Induk 150 kV New Sunyaragi.

Dalam sambutan, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangganya dapat meresmikan kelompok proyek besar yang dianggap sebagai salah satu proyek energi terbesar di dunia.

"Ini mungkin peresmian proyek energi terbesar di dunia 3,2 gigawatt sekaligus dengan tambahan 11 proyek lanjutan pembangunan gardu dan jaringan," kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya kemandirian energi bagi Indonesia untuk mencapai status negara maju, dan optimis dalam waktu lima tahun Indonesia akan mampu mencapai swasembada energi, mengurangi impor bahan bakar minyak, dan mempercepat industrialisasi serta hilirisasi sumber daya alam.

"Transformasi energi sangat vital untuk mendukung negara kita menjadi negara modern, meningkatkan kesejahteraan, dan menghilangkan kemiskinan. Kita kini menjadi salah satu negara terdepan dalam transformasi energi menjadi energi terbarukan dan energi bersih," kata Presiden Prabowo.

Presiden juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam proyek besar ini, termasuk para pekerja konstruksi, manajer proyek, serta instansi pemerintah yang telah mendukung realisasi proyek.

Baca Juga: Wujud Negara Hadir, Pemerintah dan PLN Berhasil Listriki 99,92 Persen Desa di Seluruh Indonesia

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
92.0 fm
98.0 fm