Sonora.ID - Belakangan ini publik digegerkan dengan aksi emak-emak yang tersebar dimedia sosial dan group-group WhatsApp.
Pasalnya video tersebutr berisi ujaran kebencian yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Jokowi.
Rupaya video tersebut diambil kala pendukung Anies Baswedan melakukan demo di Balai Kota DKI Jakarta pada, Selasa 14/1/2020.
Baca Juga: Dirut TVRI Dipecat, Salah Satu Penyebabkan Karena Siarkan Liga Inggris
Aksi tersebut merupakan aksi pembelaan warga terhadap Gubernur Anies Baswedan.
Namun ternyata selain membela Anies, banyak emak-emak yang justru menyalahkan Jokowi atas banjir yang terjadi di Jakarta.
Seperti salah satu aksi wanita membawa poster bertajuk 'Presiden Hasil Sindikat', dan juga pada potongan video selanjutnya "Yang Urgent Dilengserin Bukan Anies Tapi Presiden Lo".
Baca Juga: Ngakunya Suami Istri, Ternyata Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Hanyalah Berteman
Akibat ulahnya beberapa warganet pun berusaha menelusuri jejak wanita tersebut.
Dan warganet yang mengetahui identitas wanita dalam foto tersebut membongkar identitas asli sang wanita pembawa poster Presiden Hasil Sindikat.
Warganet menuturkan bahwa wanita tersebut merupakan salah seorang guru di sekolah negeri di Jakarta.
Baca Juga: Menyayat Hati, Bocah Ini Hidup Sendirian di Tengah Hutan dan Tak Mau Diadopsi
Wanita tersebut memiliki nama Arini Hasanah Setiati dan merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN).
Wanita itu berprofesi sebagai guru di sebuah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Jakarta.
Sementara, beberapa hasil bidikan layar dari akun Facebook Arini Hasanah Setiati, menerangkan bahwa wanita itu kerap menyuarakan kritik negatif yang berbau ujaran kebencian terhadap pemerintahan Jokowi lewat media sosial.
Baca Juga: Kejam! Pelajar SMA Pembunuh Begal di Malang Terancam Hukuman Mati
Gambar tersebut adalah salah satu tangkap layar yang viral dan merupakan status terakhir dari Arini Hasanah Setiati.
Namun setelah viral dan banyak diperbincangkan kini akun Facebook dan juga instagram Arini Hasanah Setiati telah ditutup dan tidak dapat lagi diakses.
Bahkan melalui laman facebooknya sebelum ditutup dirinya sempat membagikan momen dimana dirinya bergabung dalam mujahid 212.
Wanita ini juga menyerukan seruan agar Presiden Jokowi mundur dari jabatannya sebagai kepala negara Indonesia.
Baca Juga: Ramalan Zodiak 18 Januari 2020: Scorpio Anda Harus Instrospeksi Diri