Sonora.ID - Kawasan DKI Jakarta menjadi ares pertama yang wajib mendapatkan perhatian lebih pemerintah pusat dan juga daerah.
Pasalnya angka pasien yang dinyatakan terinfeksi virus corona, ODP, dan PDP terus melonjak naik perharinya.
Per Rabu 18/3/2020 Pemprov DKI Jakarta melakukan pembaharuan data terkai ODP (Orang dalam Pengawasan) dan juga PDP (Pasien dalam pengawasan).
Baca Juga: Ratas Virtual, Jokowi Pacu Ekosistem Logistik Nasional Agar Lebih Efisien
Dilihat di situs resmi corona.jakarta.go.id, data menunjukan terdapat 374 pasien 'diawasi', 194 di antaranya dalam kondisi diisolasi, sedangkan 180 pasien lainnya sudah dinyatakan sehat dan dipulangkan.
Selain PDP, laman situs tersebut juga menunjukan kenaikan angka total orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 862 orang.
Baca Juga: Cara Jokowi Hadapi Covid-19, Tuai Kritik Pedas Dari Lembaga Australia
Adapun kenaikan data tersebut tercatat dari 862 ODP, 302 masih 'dipantau', sedangkan 560 lainnya sudah selesai pemantauan.
Data ODP dan PDP ini merupakan data terbaru yang diinput berdasarkan laporan dari fasilitas kesehatan di DKI Jakarta dan Kementerian Kesehatan RI.
Adapun informasi kasus positif ini diunggah Pemprov DKI. Total sampai hari ini kasus positif Corona masih 172 orang.
Dengan jumlah yang dirawat 156, sembuh 9 orang, dan meninggal 7 orang.
Data kasus terkonfirmasi COVID-19 ini disebut merupakan data yang telah diumumkan secara resmi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Baca Juga: Jokowi di Kritik Tanpa Ampun Oleh Lembaga Australia, PBB Pasang Badan