Palembang, Sonora.ID - Presiden Jokowi mengeluarkan pernyataan terkait penanganan kasus virus corona, pada pertengahan Februari 2020 yang lalu.
Terkait dengan hal itu, Pemerintah Kota Palembang, langsung memberikan edukasi kepada masyarakat, dalam bentuk baliho, spanduk, umbul-umbul, banner, dan lain sebagainya.
Sekretaris Daerah Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si., mengatakan, pihaknya telah melakukan pemasangan baliho di lebih dari 25 titik, dan spanduk di lebih dari 250 titik.
Sedangkan untuk sarana edukasi lainnya, meliputi leaflet, poster, dan lain sebagainya disebar sebanyak sekitar 10 ribu selebaran.
“Ini berjenjang, mulai dari kecamatan, kelurahan, sampai ke tingkat RT dan RW. Artinya, itu adalah imbauan,” ujarnya.
Baca Juga: Tanggap Covid-19, Pemkot Palembang Sediakan Bilik Sterilisasi
Dewa menambahkan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, pihaknya juga melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Penyemprotan disinfektan sampai ke tingkat kelurahan, kata Dewa, telah dilakukan oleh satuan tugas yang berjumlah 323 regu.
“Kita didik, kita berikan pelatihan teknis penyemprotan, dan seluruh kecamatan kita bagi alat penyemprotannya,” ujarnya.
Dewa melihat, sejak Pemerintah Kota Palembang memberikan sosialisasi terkait pencegahan virus corona, masyarakat cukup mengerti dengan situasi tersebut.
“Memang sekarang lagi berproses. Kita juga berikan pengertian untuk tidak usah sedih, tidak usah resah, tapi tetap waspada,” ungkapnya.
Dewa meyakini, kesadaran masyarakat Kota Palembang cukup tinggi, namun pihaknya masih membutuhkan pihak keamanan untuk menangani massa yang bergerombol.
Baca Juga: Cegah Covid-19, Keuskupan Agung Palembang: Tetap Waspada, Tetap Optimis
“Babinsa, staf dari Polsek, semuanya saling bahu-membahu kerjasamanya, saya kira cukup efektif,” ujarnya.
Dewa menambahkan, sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palembang, dirinya telah berkoordinasi dengan Kapolrestabes dan Dandim, dan semuanya berjalan cukup responsif.
Mudah-mudahan, kata Dewa, seluruh masyarakat Kota Palembang dapat saling menjaga.
“Jaga jarak, jaga diri, jaga keluarga. Dengan demikian, kita akan menjaga semuanya,” ujarnya.
Dewa mengungkapkan, Pemerintah Kota Palembang telah memiliki call center 112 untuk mengantisipasi banyaknya berita hoaks yang beredar terkait virus corona.
Baca Juga: Satu Pasien Positif Corona, Sumatera Selatan Berstatus Tanggap Darurat
“Ketika dibuka Halo Palembang, nanti ada aplikasi khusus Palembang Tanggap Covid-19 112. Di sana bisa diakses, seluruh perkembangan sangat update,” ujarnya.
Diskominfo Palembang, kata Dewa, diminta untuk terus memantau berita-berita hoaks seputar virus corona.
“Mulai dari WA, instagram, facebook. Seluruhnya sudah kita antisipasi,” ungkapnya.
Dewa berharap, masyarakat Kota Palembang disiplin dalam menaati prosedur operasi standar yang telah disampaikan oleh pemerintah.
“Semoga covid-19 ini, khususnya di Palembang, Sumatera Selatan, akan terbebas dari semua ini,” pungkasnya.
Baca Juga: Antisipasi Covid-19, Pemkot Palembang Semprotkan Disinfektan di Masjid dan Sekolah