Sonora.ID - Berhubungan seks dengan pasangan tidak hanya memberikan kesenangan sesaat, namun juga bisa bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Bahkan beberapa penyakit bisa disembuhkan dengan berhubungan seks.
Berikut adalah 5 penyakit yang bisa disembuhkan dengan berhubungan seks.
1. Flu
Melansir WebMD, para peneliti dari Swiss mengungkapkan bahwa seks bisa menyembuhkan sakit flu, karena phagocytes yang ada dalam sistem imun akan menjadi kuat setelah berhubungan seks dan dapat membunuh virus penyebab flu.
2. Sakit kepala
Para peneliti dari Departemen dalam jurnal Neurologi di University of Münster, Jerman melakukan studi dengan mengirimkan kuisioner kepada 1.000 pasien yang telah mengalami sakit kepala.
Hasilnya, 60 persen pasien migrain mengatakan bahwa melakukan seks dapat mengurangi rasa sakit yang dideritanya. Sementara pada pasien sakit kepala, sebanyak 37 persen mengaku bahwa berhubungan seks bisa meredakan sakit kepala.
Baca Juga: Deretan Manfaat Orgasme untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Bikin Glowing
3. Insomnia
Insomnia atau keadaan ketika sulit tidur di malam hari ternyata bisa diatasi dengan berhubungan seks. Mengutip Healthline, setelah orgasme, tubuh akan mengeluarkan hormon prolaktin yang akan membuat tubuh menjadi rileks dan mengantuk.
4. Meredakan cegukan
Cegukan sebenarnya bukan penyakit yang perlu Anda waspadai. Namun, bila cegukan terjadi dalam waktu yang lama, tentu saja hal itu bisa mengganggu kenyamanan Anda. Mengutip News Scientist, Dr. Francis M. Fesmire, Peraih ig Noble Prize Kedokteran tahun 1998 yang juga menemukan terapi digital rectal massage untuk menyembuhkan cegukan ini justru menyarankan seks sebagai obat cegukan.
Dokter asal Amerika Serikat yang menekuni emergency medicine ini mengatakan bahwa orgasme ternyata memberikan rangsangan hebat pada sistem saraf vagus, yang bisa membantu menghentikan cegukan Anda.
5. Depresi
Berdasarkan laporan Everyday Health, para peneliti menyebut bahwa air mani dapat membantu melawan depresi, yang dapat meningkatkan suasana hati.
Meski berhubungan seksual bisa mengobati depresi, melakukan terapi dan mengubah gaya hidup sehat juga tetap harus dilakukan ya!