Selain bekerja sama dengan Lazismu, LPSK dalam kesempatan ini juga menggaet Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) untuk mengadakan pelatihan pemberdayaan ekonomi berupa keahlian Urban Farming bagi para korban.
Pelatihan dalam bentuk workshop mengenai tabulampot (metode budidaya tanaman buah dalam pot) dan pembuatan kompos praktis. Workshop akan dipandu langsung oleh Direktur YIIM Chrisbiantoro, dan akan diikuti oleh 25 orang korban yang berasal dari wilayah Yogyakarta dan Surakarta.
Workshop pemberdayaan ekonomi ini diharapkan dapat membantu para peserta/korban memiliki keahlian atau skill memanfaatkan lahan di pekarangan atau lahan yang sempit untuk bercocok tanam, dimana hasilnya nanti dapat dikonsumsi sendiri untuk kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan lainnya (dijual) sebagai penambah penghasilan. Pelatihan akan berlangsung selama 2 (dua) hari berturut-turut yakni tanggal 22 hingga 23 Oktober 2020.
"Kami berharap kegiatan yang diselenggarakan kali ini dapat memberikan kemanfaatan bagi upaya pemulihan korban kejahatan dan menjadi pemicu bagi yang lain agar dapat turut mendukung dan berpartisipasi dalam program psikososial LPSK," pungkas Hasto.