Sonora.ID - Proses vaksinasi virus corona dimulai pada hari ini, Rabu (13/1/2021) di mana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang disuntik.
Hal itu dilakukan Jokowi guna meyakinkan masyarakat bahwa vaksin virus corona aman. Bukan tanpa alasan Jokowi memasang badan sebagai orang pertama yang divaksin Covid-19 di tanah air.
“Saya juga ingin tegaskan lagi saya yang akan menjadi penerima pertama (divaksin Covid-19) untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman,” tegas Jokowi dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/12/2020) lalu.
Baca Juga: Hari Ini, Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Pukul 10:00 WIB
Hingga saat ini, masih banyak masyarakat yang mengaku enggan divaksin karena berbagai alasan. Bahkan, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Ribka Tjiptaning tegas menolak disuntik vaksin anti-Covid-19.
Ia menilai hingga saat ini masih belum ada pihak yang memastikan keamanan vaksin asal perusahaan China, Sinovac.
"Saya tetap tidak mau divaksin. Mau vaskin yang umur 63 tahun ke atas, mau vaksin buat semua umur, saya tidak mau," ujar Ribka seperti dilansir dari Tribunnews.com.
Ia menegaskan jika Pemprov DKI Jakarta akan memberlakukan sanksi untuk masyarakat yang menolak divaksin, dia memilih dikenakan sanksi itu daripada disuntik vaksin.
"Mendingan gua bayar. Jual mobil nggak apa-apa," tegas Ribka.
Menurutnya, vaksinasi tidak boleh dipaksakan kepada masyarakat karena bisa melanggar hak asasi manusia.
"Kalau dipaksakan pelanggaran HAM (Hak Asasi Masyarakat). Nggak boleh," jelasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Politisi PDIP Ribka Tjiptaning Tolak Disuntik Vaksin Sinovac: Mending Gua Bayar Sanksi Rp 5 Juta,".