Bagaimana Ciri-ciri dari Berita yang Benar? Berikut Penjelasannya!

17 Juli 2021 16:20 WIB
Dr. Ardian Saptawan, Pengamat Sosial dan Politik Sumsel
Dr. Ardian Saptawan, Pengamat Sosial dan Politik Sumsel ( Sonora Palembang/ Jati Sasongko)

Palembang, Sonora.ID – Ditengah pandemi Covid-19, banyak bermunculan berita-berita dan informasi yang belum tentu benar. Kegaduhan muncul karena banyaknya informasi yang tidak benar tersebut.

Banyak masyarakat yang harus berurusan dengan pihak keamanan karena ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Ardian Saptawan, Pengamat Sosial dan Politik Sumsel kepada Sonora (15/07/2021) mengatakan bahwa munculnya berita-berita tersebut karena ada kejenuhan di tengah-tengah masyarakat dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19.

Baca Juga: Puasa Sunnah Sebelum Hari Raya Idul Adha

Masyarakat terkekang karena tidak bisa keluar, sementara badan mereka sehat sehingga mucul ide-ide pemikiran yang dituangkan, kemudia disebarkan ke masyarakat.

“Masyarakat harus sadar, jangan sensitif. Harus dipikirkan dahulu jangan langsung reaksi sehingga nantinya muncul masalah-masalah baru,” ujarnya.

Ia menambahkan untuk mengetahui apakah sebuah berita benar atau tidak maka masyarakat harus mencari tahu, apakah berita tersebut berdasarkan data atau tidak, juga apakah yang menyampaikan berita tersebut kompeten atau tidak.

“Berita apa pun harus ada data. Bila tidak ada maka jangan cepat percaya. Jangan terjebak! Banyak ruginya. Selain data, lihat juga siapa yang menyampaikan, apakah kompeten? misal tentang covid, apakah seorang dokter yang menyampaikan? Bila bukan, tanyakan dulu dapat dari mana? Alasannya apa? Menyebarkannya harus hati-hati, jangan sampai kita jadi bagian dari fitnah. Akibatnya kita stress karena tertekan. Covid menyerang bila karena kita stress,” tukasnya.

Ia mengatakan bahwa penyebar berita bohong banyak kepentingannya. Ada yang sengaja atau pun karena kebosanan tadi. Yang sengaja menyebar berita bohong adalah karena mereka ingin menjual produk. Yang iseng karena bosan dirumah saja selama pandemi.

Baca Juga: Tips & Trik Menanggapi Banyaknya Berita Hoax pada Media Sosial

“Masyarakat perlu diingatkan jangan mudah sensitif. Aparat juga jangan terlalu cepat bertindak. Masyarakat perlu diedukasi dan dicerahkan bahwa menyebar berita bohong dapat terjerat undang-undah ITE,” ujarnya.

Ia menghimbau agar masyarakat lebhi hati-hati ketika menerima sebuah berita. Cek dahulu siapa pengirimnya apakah punya kompetensi atau tidak. Bila ragu cermati lagi dan cari tahu melalui internet. masyarakat juga harus tenang dan sabar ditengah kondisi pandemi ini, jangan sampai terjebak masalah dibelakang dan tetap menjaga kesehatan.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
92.0 fm
98.0 fm
102.6 fm
93.3 fm
97.4 fm
98.9 fm
101.1 fm
96.7 fm
98.9 fm
98.8 fm
97.5 fm
91.3 fm
94.4 fm
102.1 fm
98.8 fm
95.9 fm
88.9 fm
97.8 fm
101.1 fm
101.8 fm
101.1 Mhz Fm
101.2 fm
101.8 fm