Badan agak dicondongkan
“Badannya agak dimajukan ke depan, tetapi jangan maju banget. Jangan sampai kepalanya ditaruh di antara kedua lutut, itu malah darahnya lebih banyak,” sambungnya.
Dokter Santi menegaskan, ketika terjadi mimisan, kemudian posisi kepala lebih rendah daripada posisi jantung, maka aliran darah ke bagian kepala akan menjadi semakin deras.
Akibatnya, pembuluh darah yang pecah itu akan lebih banyak pengeluarkan darah.
“Jadi, majukan saja badannya ke depan sedikit, supaya darah yang mengalir tidak tertelan,” tegas dr. Santi.
Baca Juga: Enggak Perlu Obat, Begini Cara Mengatasi Hidung Tersumbat dengan Aman
Tekan cuping hidung dengan dua jari
“Gunakan dua jari, ibu jari dan jari telunjuk, ditekan cuping hidungnya, bagian yang lembek ditekan sampai menekan daerah dinding pemisah antara rongga hidung kanan dan kiri. Itu kira-kira 10 menit, jangan dibuka tutup,” tegasnya.
Menekan cuping hidung seperti sedang menghindari bau ini dilakukan selama 10 menit tanpa dibuka sama sekali.
Setalah 10 menit ditutup, jika darah masih mengalir, ulangi hal tersebut selama 10-15 menit, kalau masih belum berhenti, baru dibawa ke dokter.