Jerapah bisa tidur dengan posisi kaki berdiri dan hanya tidur dengan waktu 5 menit. Kemudian saat malam, ia cenderung tidur dengan posisi berbaring dengan kaki ditekuk ke dalam badan. Saat malam, sekitar 20 menit waktu yang diperlukan jerapah untuk tidur.
Indra Penciuman yang Kurang Peka
Gen FGFRL 1 yang dimiliki oleh Jerapah menujukkan bahwa ada gen pada jerapah yang mempengaruhi karakteristik makhluk hidup yang dapat diamati atau aspek fenotipe yang berbeda, yaitu pleiotropi evolusioner.
Minim Konsumsi Air
Hewan yang memiliki leher yang tinggi ini juga bisa bertahan hidup hanya dengan mengonsumsi sedikit air. Layaknya unta, jerapah bisa bertaham untuk tidak minum hingga beberapa hari. Bisa jadi, ia sekali minum dengan takaran air mencapai 10 galon air. Jika merasa haus yang tapi tidak menjumpai air, biasanya jerapah akan mengambil air dari pohon akasia.
Mempunyai Lidah yang Panjang
Tidak hanya leher dan kaki yang panjang nan tinggi, jerapah dewasa juga memiliki lidah yang mencapai 50 sentimeter. Lidah inilah yang bermanfaat bagi jerapah karena ia bisa meraih buah yang cukup tinggi untuk ia makan.
Lidah yang dimiliki jerapah juga bisa mencapai daun telinganya. Jadi, saat ada serangga yang hinggap di telinganya, jerapah akan mudah untuk mengusirnya dengan lidah yang ia miliki.
Baca Juga: Jangan Langsug Percaya! 5 Zodiak Ini Dikenal Pandai Bersilat Lidah