Sonora.ID – Sepertinya mau itu wanita ataupun pria sepakat kalau perut buncit kerap jadi masalah yang tak hanya menggangu penampilan tapi juga kesehatan.
Nah, dibandingkan olahraga rasanya lebih banyak orang yang memilih menjalani diet ketat sebagai metode paling cepat dan ampuh untuk menghilangkan lemak di perut.
Namun sayangnya, ada banyak kasus dimana kebanyakan orang tetap saja tak mampu menurunkan berat badan meski sudah diet lama sekalipun.
Ini karena tidak banyak orang benar-benar mengerti esensi dari diet sebenarnya.
Diet bukan berarti tidak makan, tapi lebih ke mengatur pola hidup, pola makan dan tentu saja harus diimbangi dengan olahraga.
Baca Juga: Akhirnya Lepas dari Obat Pelangsing, Hanya Minum Air Rebusan Ini Tiap Pagi Lemak Perut Auto Rontok!
Terkait asupan makanan, sepertinya masih banyak juga orang yang keliru tentang makanan apa saja yang bisa memicu rasa lapar dan makanan yang mengenyangkan jangka lama.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa jenis makanan yang justru bikin perut cepat lapar dan belendung alias buncit.
Nasi putih
Nasi merupakan makanan yang wajib dimakan bersama lauk pauk.
Namun, taukah kamu? Nasi putih memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi, sehingga mudah menaikkan kadar gula darah.
Selain itu, karbohidrat pada nasi lebih cepat dipecah jadi partikel gula, hal tersebutlah yang membuat kamu jadi cepat lapar setalah memakan nasi.
Namun, bukan berarti kamu enggak boleh mengonsumsi nasi, ya. Kamu cukup menambahkan makanan lain yang mengandung gizi seimbang.
Selain itu, cobalah mengganti nasi putih menjadi nasi merah.
Kue rendah lemak
Banyak produsen makanan melabeli produknya dengan 'rendah lemak' karena dianggap lebih sehat.
Beberapa sajian pastry rendah lemak tetap dibuat dengan tepung olahan yang tinggi gula dan bisa jadi tinggi natrium.
Komponen tersebut tetap berkontribusi membuat perut Anda buncit.
Putih telur
Telur memang dikenal kaya akan protein dan menjadi salah satu sumber protein hewani.
Tapi ternyata mengonsumsi putih telurnya saja bisa membuat kamu makin tambah lapar lho.
Ini dikarenakan kandungan protein di dalam putih telur terhitung rendah dan tidak ada lemaknya.
Perlu diketahui, selain serat dan protein, lemak adalah komponen penting dalam makanan yang bisa membuat kamu kenyang.
Nah sebagai solusinya, selain mengonsumsi putih telurnya saja, kamu juga harus mengonsumsi kuning telur agar kebutuhan protein dan lemak terpenuhi.
Susu
Susu yang mengandung banyak lemak seperti whole milk dapat memicu penumpukan lemak sehingga membuat perut buncit.
Selain itu, sebagianbesar susu mengandung laktosa yang tinggi. Pada mereka yang memiliki intoleransi laktosa, minum susu bisa menyebabkan rasa kembung dan penumpukan gas di perut.
Kondisi ini juga bisa membuat perut terlihat buncit. Jika ingin mengonsumsi susu, pilihlah jenis susu rendah lemak atau tanpa lemak.
Kita juga bisa memilih susu yang berbahan dasar kacang-kacangan seperti susu kedelai, susu almond, atau susu kacang mede.
Jus buah
Buah memang baik untuk tubuh terlebih tanpa tambahan gula. Namun, saat dijadikan minuman jus, serat dari buah aslinya cenderung hilang.
Itulah alasan utama mengapa makan apel dan anggur tanpa dibuat jus dapat membuat kamu merasa kenyang lebih lama dan memperlambat aliran gula ke aliran darah.
Tanpa serat, gula darah dapat dengan cepat melonjak, kemudian turun, dan membuat kamu lapar.
Roti putih
Roti putih merupakan andalan untuk sarapan di pagi hari.
Namun, roti putih enggak memiliki nutrisi yang bisa membuat kamu merasa kenyang.
Jika ingin mengonsumsi roti, sebaiknya pilih roti gandum, roti gandum dapat membuat rasa kenyang yang lebih lama.
Yogurt dan Sereal
Yogurt memang cukup sering digunakan para pejuang diet, tetapi tidak untuk yogurt parfaits.
Pasalnya yogurt parfaits memiliki kandungan gula yang tinggi dan ditambah pula topping manis.
Kalau pun kamu ingin mengonsumsi yogurt, pilihlah yang tidak memiliki gula tambahan.
Sereal dengan pemanis buatan memang enak, namun hal tersebut enggak baik tubuh.
Yup, makanan yang dimaniskan dapat memengaruhi gula darah dan membuat kamu lebih lapar.
Hal ini mungkin terjadi karena kamu mendapatkan rasa manis tanpa kalori. Dengan demikian, tubuh masih mencari kalori tersebut.
Baca Juga: Tanpa Diet Ketat, Makanan Enak dan Murah Ini Ternyata Bikin Perut Rata dalam Hitangan Hari!