Erosi dapat menyebabkan kerusakan pada tanah, menyebabkan erosi yang lebih parah, serta merusak ekosistem yang ada di sekitarnya.
Baca Juga: Perbedaan Garis Lintang dan Garis Bujur dalam Ilmu Geografi
Banjir dapat terjadi ketika volume air yang dihasilkan oleh curah hujan atau salju melebihi kemampuan tanah untuk menyerapnya.
Banjir dapat merusak infrastruktur, seperti jalan dan bangunan, serta mengakibatkan kerusakan pada lingkungan.
Tanah longsor adalah proses di mana tanah dan batuan bergerak dari atas permukaan ke bawah.
Tanah longsor dapat terjadi karena berbagai faktor, termasuk curah hujan yang tinggi, erosi, dan aktivitas manusia seperti penggundulan hutan atau pembangunan infrastruktur.
Tenaga eksogen seperti cuaca dan iklim dapat memiliki dampak besar pada perubahan iklim global. Peningkatan suhu global, perubahan pola cuaca, dan intensitas badai dan bencana alam semakin meningkat karena aktivitas manusia, seperti penggunaan bahan bakar fosil dan deforestasi.
Baca Juga: Rumus Skala dan Jarak Sebenarnya pada Peta
Perubahan lingkungan akibat tenaga eksogen dapat menghilangkan habitat alami untuk berbagai spesies tanaman dan hewan. Ini dapat menyebabkan penurunan populasi dan bahkan kepunahan spesies.
Tenaga eksogen seperti polusi udara dan air dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan manusia. Paparan polutan dapat menyebabkan gangguan pernapasan, penyakit kulit, dan berbagai jenis kanker.
Tenaga eksogen adalah kekuatan-kekuatan dari luar bumi yang memengaruhi lingkungan di sekitar kita.
Ada berbagai jenis tenaga eksogen, termasuk angin, air, gletser, dan organisme, dan dampaknya dapat sangat signifikan pada lingkungan dan manusia.
Penting bagi kita untuk memahami peran tenaga eksogen dalam membentuk dan memengaruhi lingkungan bumi kita, serta mengambil langkah-langkah untuk melindungi dan mempertahankan ekosistem alami yang ada.
Baca berita update lainnya dari Sonora.id di Google News.