Sonora.ID – Pada artikel kali ini akan membahas contoh kalimat kohesi. Namun sebelum itu sudahkah mengetahui apa pengertian kalimat kohesi?
Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia, kohesi adalah sebuah keterikatan antarunsur dalam struktur sintaksis atau wacana, yang ditandai dengan konjungsi, pengulangan, penyulihan, dan pelesapan.
Kohesi merupakan keserasian hubungan antara berbagai unsur dalam suatu wacana. Dengan adanya kohesi, diharapkan tercipta suatu informasi atau pengertian yang koheren atau apik.
Terdapat beberapa pengertian kohesi menurut para ahli yaitu sebagai berikut:
-Mulyana (2005:26)
Mulyana menyatakan bahwa kohesi merupakan hubungan antar bagian teks yang satu dengan bagian teks yang lain. Dimana hubungan tersebut ditandai dengan penggunaan unsur bahasa.
Pada dasarnya kohesi mempunyai konsep dimana paragrafnya mengacu pada hubungan bentuk. Maksud dari hal tersebut adalah kalimat atau kata digunakan untuk menyusun suatu tuturan yang mempunyai keterkaitan.
Fungsi dari kohesi adalah menjadikan unsur-unsur wacana menjadi suatu keterkaitan yang utuh dan padu.
Baca Juga: 60 Contoh Kalimat Persuasif yang Benar, Lengkap dengan Ciri-cirinya
-Tarigan (1987,96)
Menurut Tarigan pada tahun 1987, pengertian kohesi adalah suatu wadah kalimat-kalimat yang sengaja disusun dengan padat dan padu untuk memperoleh tuturan atau informasi.
Tarigan juga menyatakan bahwa kohesi adalah suatu organisasi yang sintaksis. Selain itu, kohesi juga dianggap sebagai aspek formal untuk mewujudkan kepaduan suatu wacana.
Bentuk-bentuk Kohesi
Bentuk-bentuk kohesi dinamakan dengan peranti kohesi. Berikut adalah peranti kohesi yang bisa diketahui:
1. Referen. Dalam kohesi berfungsi untuk menghubungkan kata atau istilah dengan kata atau istilah lain sebagai acuannya (referen).
2. Konjungsi. Dalam kohesi, konjungsi berfungsi untuk menghubungkan antar klausa dalam kalimat, antarkalimat dalam paragraf, dan antarparagraf dalam teks.
3. Elipsi, yaitu penghilangan kata atau bagian kalimat.
4. Kohesi leksikal, yaitu kepaduan kata yang dicapai dengan pemilihan kata seperti dengan pengulangan, sinonim, antonim, dan hiponim.
Baca Juga: 100 Contoh Kalimat Majas Hiperbola: Pengertian dan Ciri-cirinya
Contoh Kalimat Kohesi
1. Pak Andi mengajar bahasa indonesia dan prakarya. Pelajaran tersebut merupakan pelajaran yang dikuasainya dan mampu diajarkannya dengan baik.
Pada contoh tersebut, dalam kalimat kedua terdapat kata - kata "pelajaran tersebut" yang maksudnya adalah pelajaran "bahasa indonesia dan prakarya", menunjukkan kedua kalimat tersebut memiliki kohesi.
2. Bramastyo membeli seekor kuda jantan. Ia menungganginya berkeliling kampung tiap sore.
Dalam kalimat tersebut terdapat kohesi dengan peranti referen yaitu Bramastyo dalam kalimat pertama dengan ia dalam kalimat kedua.
3. Sejak pagi Pak Slamet melayani pembeli dengan ramah. Pedagang yang sabar dan ulet itu baru beristirahat menjelang matahari tenggelam.
Ini juga termasuk dalam peranti kohesi referen karena kedua kata yang digaris miring mengacu pada referensi yang sama.
4. Telepon guru berdering saat pelajaran berlangsung. Hal itu mengganggu kegiatan belajar siswa.
Pada contoh tersebut terdapat kata "hal itu" yang menunjukkan kejadian telepon guru yang berdering.
5. Bapak dan ibu berangkat ke kantor bersama menggunakan mobil. Mereka berangkat di pagi hari sebelum saya berangkat ke sekolah.
Pada contoh tersebut, kata "mereka" merujuk pada bapak dan ibu di kalimat pertama.
Baca Juga: 60 Contoh Kalimat Persuasif yang Benar, Lengkap dengan Ciri-cirinya