Jika ada pengurangan jumlah tanam karena alih fungsi, lanjut Herman Deru, maka yang bersangkutan harus mengganti dua kali lipat lahan tersebut.
"Menyediakan untuk ketersediaan lahan persawahan, khususnya. Dan untuk meningkatkan produktivitas," ujar gubernur yang dilantik pada tahun 2018 lalu tersebut.
Pada kesempatan itu, Herman Deru juga memberikan apresiasi atas keberhasilan para petani di Desa Sungai Pinang Kabupaten Banyuasin melaksanakan panen padi di tengah kondisi yang tidak menguntungkan.
Baca Juga: Miris, Harga Tomat Hanya Rp 300 Perak Perkilo, Petani Kecewa Hingga Buang Hasil Panen Ke Jalanan
"Di saat pandemi, di saat kemarau tinggi puncaknya, tapi masyarakat Sungai Pinang Kabupaten Banyuasin ini, masih bisa panen," ungkap mantan Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dua periode tersebut.
Apresiasi, sambung Herman Deru, juga diberikannya dengan membawa bantuan kepada para petani berupa traktor, hand traktor, dan alat pertanian lainnya.
Herman Deru meyakini, dengan pengelolaan yang benar, prestasi Banyuasin sebagai kabupaten penghasil pangan terbesar nomor empat akan mengalami kenaikan peringkat.
"Saya yakin, dari empat besar nasional, Banyuasin ini, dengan data diperbaiki, dengan semangat sdmnya diperbaiki, khususnya petani, kita bisa segera masuk ke tiga besar, atau bahkan mungkin juara satu," pungkasnya.
Baca Juga: Tahun Depan, Petani Kalsel Gunakan Alsintan untuk Antisipasi Karhutla