5 Contoh Pasar Monopolistik, Beserta Pengertian dan Ciri-cirinya

14 Maret 2023 16:25 WIB
Contoh pasar monopolistik.
Contoh pasar monopolistik. ( )

Sonora.ID - Contoh pasar monopolistik banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari kita, bahkan kita kerap menggunakan produk dari tersebut.

Secara sederhana, pasar monopolistik dimaknai sebagai jenis struktur pasar dimana ada banyak perusahaan di pasar, tetapi masing-masing menawarkan produk yang sedikit berbeda.

Dalam istilah ekonomi, pasar adalah tempat bertemunya permintaan dan penawaran.

Pengertian Pasar Monopolistik

Pasar Monopolistik adalah sebuah bentuk pasar dimana ada banyak produsen yang saling berkompetisi dengan produk yang hampir serupa namun memiliki beberapa perbedaan.

Baca Juga: Pasar Monopoli: Pengertian, Ciri Ciri dan Contohnya

Perbedaan ini yang menjadi ciri khas dari produk yang dijual oleh masing-masing produsen.

Kegiatan produksi barang tersebut dikenal sebagai product differentiation atau diferensiasi produk.

Karena produk yang diproduksi hampir serupa, masing-masing produsen akan bersaing dari segi kualitas, harga, serta cara pemasaran produk mereka.

Contoh Pasar Monopolistik

1. Restoran Cepat Saji

Perusahaan makanan cepat saji yang menjual burger adalah jenis contoh persaingan monopolistik yang paling umum.

Berbagai perusahaan makanan ini menjual jenis produk yang hampir serupa tetapi tidak saling menggantikan.

Sekarang produk mana yang paling disukai konsumen tertentu dan perusahaan mana yang sepenuhnya bergantung padanya.

2. Hotel

Hotel merupakan salah satu contoh pasar monopolistik yang menawarkan layanan serupa dengan sedikit variasi dalam harga dan tingkat kualitas.

Baca Juga: PUD PASAR Medan Gelar Turnamen Badminton, Perkuat Kolaborasi Antar Instansi

3. Toko Pakaian

Clothing shop juga menjadi contoh dari sejumlah besar perusahaan yang bersaing untuk pangsa pasar, toko pakaian umum menawarkan produk yang berbeda yang biasanya sangat mirip.

4. Toko Roti

Terdapat banyak toko roti di kota mana pun dan masing-masing dari mereka menjual produk yang sedikit berbeda kepada konsumen di pasar.

Tetapi jika di daerah tertentu di kota hanya ada satu toko roti, maka ia dapat meminta harga yang sedikit lebih tinggi untuk produknya.

Perusahaan-perusahaan dalam persaingan monopolistik dengan kemampuan mereka dapat memperoleh tingkat pangsa pasar yang lebih besar sehingga dapat meningkatkan harga produknya.

5. Toko Kelontong

Contoh terakhir adalah toko kelontong yang ada dalam pasar monopolistik karena terdapat sejumlah besar perusahaan yang menjual banyak barang yang sama tetapi dengan merek dan pemasaran yang berbeda.

Ciri-ciri Pasar Monopolistik

  1. Banyak perusahaan.
  2. Kebebasan masuk dan keluar bagi perusahaan baru.
  3. Perusahaan menghasilkan produk yang berbeda.
  4. Perusahaan memiliki permintaan harga yang tidak elastis, sehingga mereka dapat menjadi pembuat harga karena produk yang khas.
  5. Perusahaan menghasilkan laba normal dalam jangka panjang tetapi bisa menghasilkan laba sangat tinggi dalam jangka pendek.
  6. Perusahaan tidak efisien secara alokasi dan produktif

Baca Juga: PUD PASAR Medan Gelar Turnamen Badminton, Perkuat Kolaborasi Antar Instansi

Demikian adalah ulasan terkait contoh pasar monopolistik yang dilengkapi dengan pengertian dan ciri-cirinya.

PenulisKumairoh
EditorKumairoh
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
92.0 fm
98.0 fm
102.6 fm
93.3 fm
97.4 fm
98.9 fm
101.1 fm
96.7 fm
98.9 fm
98.8 fm
97.5 fm
91.3 fm
94.4 fm
102.1 fm
98.8 fm
95.9 fm
97.8 fm
101.1 fm
101.1 Mhz Fm
101.2 fm
101.8 fm