Sonora.ID - Contoh pasar monopolistik banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari kita, bahkan kita kerap menggunakan produk dari tersebut.
Secara sederhana, pasar monopolistik dimaknai sebagai jenis struktur pasar dimana ada banyak perusahaan di pasar, tetapi masing-masing menawarkan produk yang sedikit berbeda.
Dalam istilah ekonomi, pasar adalah tempat bertemunya permintaan dan penawaran.
Pengertian Pasar Monopolistik
Pasar Monopolistik adalah sebuah bentuk pasar dimana ada banyak produsen yang saling berkompetisi dengan produk yang hampir serupa namun memiliki beberapa perbedaan.
Baca Juga: Pasar Monopoli: Pengertian, Ciri Ciri dan Contohnya
Perbedaan ini yang menjadi ciri khas dari produk yang dijual oleh masing-masing produsen.
Kegiatan produksi barang tersebut dikenal sebagai product differentiation atau diferensiasi produk.
Karena produk yang diproduksi hampir serupa, masing-masing produsen akan bersaing dari segi kualitas, harga, serta cara pemasaran produk mereka.
Contoh Pasar Monopolistik
1. Restoran Cepat Saji
Perusahaan makanan cepat saji yang menjual burger adalah jenis contoh persaingan monopolistik yang paling umum.
Berbagai perusahaan makanan ini menjual jenis produk yang hampir serupa tetapi tidak saling menggantikan.
Sekarang produk mana yang paling disukai konsumen tertentu dan perusahaan mana yang sepenuhnya bergantung padanya.
2. Hotel
Hotel merupakan salah satu contoh pasar monopolistik yang menawarkan layanan serupa dengan sedikit variasi dalam harga dan tingkat kualitas.
Baca Juga: PUD PASAR Medan Gelar Turnamen Badminton, Perkuat Kolaborasi Antar Instansi
3. Toko Pakaian
Clothing shop juga menjadi contoh dari sejumlah besar perusahaan yang bersaing untuk pangsa pasar, toko pakaian umum menawarkan produk yang berbeda yang biasanya sangat mirip.
4. Toko Roti
Terdapat banyak toko roti di kota mana pun dan masing-masing dari mereka menjual produk yang sedikit berbeda kepada konsumen di pasar.
Tetapi jika di daerah tertentu di kota hanya ada satu toko roti, maka ia dapat meminta harga yang sedikit lebih tinggi untuk produknya.
Perusahaan-perusahaan dalam persaingan monopolistik dengan kemampuan mereka dapat memperoleh tingkat pangsa pasar yang lebih besar sehingga dapat meningkatkan harga produknya.
5. Toko Kelontong
Contoh terakhir adalah toko kelontong yang ada dalam pasar monopolistik karena terdapat sejumlah besar perusahaan yang menjual banyak barang yang sama tetapi dengan merek dan pemasaran yang berbeda.
Ciri-ciri Pasar Monopolistik
Baca Juga: PUD PASAR Medan Gelar Turnamen Badminton, Perkuat Kolaborasi Antar Instansi
Demikian adalah ulasan terkait contoh pasar monopolistik yang dilengkapi dengan pengertian dan ciri-cirinya.