Berikut beberapa pengunaan utama senyawa parafin pada kehidupan sehari-hari:
Lilin
Parafin dgunakan sebagai salah satu bahan baku untuk membuat lilin lantaran ketahannya dan karakter stabilitasnya yang baik.
Fleksibilitasnya memungkinkan sebuah lilin tercipta dengan warna dan aroma yang menarik.
Kosmetik
Tahukah Anda parafin juga digunakan dalam pembuatan kosmetik dan juga skincare.
Biasanya bahan ini digunakan untuk bentuk kosmetik dan skincare seperti krim pelembab.
Sebab senyawa parafin mampu menjaga kelembapan kulit dan membentuk lapisan pelindung diatas kulit.
Sehingga bisa membantu melindungi kulit dari kekeringan dan kerusakan lingkungan.
Parafin juga digunakan untuk meningkatkan tekstur produk, memastikan krim dan salep meresap dengan baik ke dalam kulit.
Baca Juga: Pecinta Kafein Perlu Perhatikan Hal Ini!
Farmasi
Parafin memiliki peran penting dalam industri farmasi, terutama dalam pembuatan salep dan krim obat.
Lapisan pelindung yang dihasilkan membantu menjaga kelembapan kulit dan mendukung proses penyembuhan luka.
Selain itu, parafin digunakan dalam pembuatan tablet dan supositoria, memberikan stabilitas dan kemudahan penggunaan pada produk-produk tersebut.
Industri Makanan
Dalam industri makanan, parafin digunakan untuk melapisi buah-buahan dan sayuran agar tetap segar dan tahan lama.
Lapisan parafin membantu mengurangi paparan oksigen dan kelembaban, juga memperpanjang umur simpan produk makanan.
Selain itu, parafin juga digunakan dalam pembuatan cokelat dan permen untuk memberikan kilauan dan tekstur yang diinginkan.
Pelumas
Industri Parafin digunakan sebagai pelumas dalam berbagai industri, terutama di mesin dan peralatan yang beroperasi pada suhu tinggi.
Kemampuannya untuk membentuk lapisan pelumas yang baik pada permukaan logam, dapat membantu mengurangi gesekan dan keausan, meningkatkan efisiensi operasional dan umur pakai peralatan.
Baca Juga: Apa Saja Contoh Polisakarida? Simak Penjelasannya Berikut Ini