Pengertian 'Danantara' Pengelola Investasi yang Baru Diresmikan oleh Presiden Prabowo

24 Februari 2025 18:10 WIB
Pengertian Danantara
Pengertian Danantara ( )

Model pengelolaan Danantara merujuk pada konsep Temasek Holdings Limited di Singapura, yang merupakan badan pengelola investasi di luar APBN. 

Danantara memiliki peran yang mirip dengan Indonesia Investment Authority (INA), yang nantinya akan dikonsolidasikan ke dalam badan ini. 

Dengan cakupan yang lebih luas, Danantara tidak hanya mengelola aset tertentu, tetapi juga mengonsolidasikan berbagai aset pemerintah di berbagai kementerian untuk menciptakan efisiensi yang lebih besar.

Baca Juga: 5 Gubernur Paling Kaya yang Baru Dilantik Prabowo, Simak Daftar Kekayaannya!

Berapa investasi yang ditampung? 

Sebagai badan pengelola investasi, Danantara akan mengelola aset negara dan mendanai berbagai proyek strategis nasional. 

Pemerintah menargetkan total aset yang dikelola mencapai lebih dari 900 miliar dolar AS (sekitar Rp 14.000 triliun). 

Pada tahap awal, investasi awal Danantara mencapai 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp 326 triliun, yang bersumber dari efisiensi anggaran dalam APBN 2025. 

Jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga 982 miliar dolar AS, menjadikan Danantara sebagai sovereign wealth fund terbesar keempat di dunia.

Diketahui, Danantara akan mengonsolidasi Lembaga Pengelola Investasi atau INA dan tujuh BUMN, yaitu Bank Mandiri, Bank BRI, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT Pertamina, Bank BNI, Telkom Indonesia, dan MIND ID.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
92.0 fm
98.0 fm